
WartaSofifi.id – Peringatan Hari Pahlawan ke-79 tahun 2024 di Provinsi Maluku Utara (Malut) berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor Gubernur, Sofifi, pada Senin (11/11/2024).
Dalam acara tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia. Tema yang diangkat tahun ini, “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”, menjadi pengingat akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara dimulai dengan pembacaan Pancasila oleh Pj Gubernur yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, dilanjutkan dengan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Setelahnya, Pj Gubernur dengan khidmat membacakan amanat Menteri Sosial, yang mencerminkan refleksi mendalam tentang perubahan bentuk perjuangan bangsa Indonesia seiring berjalannya waktu.
Dalam amanat tersebut, Pj Gubernur mengingatkan bahwa perjuangan membangun bangsa Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada perlawanan fisik terhadap penjajahan, melainkan juga pada upaya meruntuhkan struktur sosial yang membelenggu kemiskinan, kebodohan, dan ketimpangan.
“Dulu, para pahlawan berjuang untuk meruntuhkan penjajahan, namun kini tantangan kita adalah meruntuhkan kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang masih menghantui banyak lapisan masyarakat,” ujar Pj Gubernur.

Peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya sebagai ajang mengenang jasa-jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai momen untuk menguatkan semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.
Samsuddin A. Kadir menegaskan bahwa kita sebagai generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.
“Para pahlawan kita telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Kini, kita yang mewarisi kemerdekaan tersebut harus memperjuangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Pj Gubernur juga menyampaikan pentingnya bagi masyarakat untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam skala besar maupun kecil.

“Kepahlawanan bukan hanya soal pengorbanan besar, tetapi juga tentang berbuat baik untuk sesama, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dan berkomitmen pada kemajuan bangsa,” tegasnya.
Di akhir acara, para peserta upacara diajak untuk merenung melalui pembacaan pesan-pesan pahlawan yang mengingatkan kita akan semangat perjuangan dan pengorbanan mereka.
Suasana khidmat semakin terasa dengan penampilan paduan suara dari Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara yang membawakan lagu-lagu nasional, mengiringi semangat cinta tanah air yang membara di hati seluruh peserta.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku Utara, Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN dan insan pers.
Semua pihak yang hadir merasakan pentingnya menjaga dan meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang masih ada hingga saat ini.

Pj Gubernur berharap, semangat yang tumbuh dari peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya berhenti pada sebuah upacara, tetapi harus menjadi pengingat bagi setiap individu untuk terus berjuang demi kemajuan bersama.
“Semangat kepahlawanan harus terus hidup dalam setiap diri kita. Jangan pernah lelah berbuat baik, teladani nilai-nilai perjuangan, dan lanjutkan cita-cita bangsa dengan aksi nyata,” tutupnya. (red)




