
WartaSofifi.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) berhasil meraih penghargaan Indeks Maturitas Tata Kelola Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK) Level 3 untuk tahun 2024 dari Badan Standarisasi Nasional (BSN).
Penghargaan tersebut diterima oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Abubakar Abdullah, dalam acara Bulan Mutu Nasional yang diselenggarakan oleh BSN di Jakarta Convention Centre (JCC) pada 20 November 2024.
Pemprov Malut memperoleh penghargaan ini melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Pertanian dan Perikanan.
Abubakar Abdullah dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penerapan standar tata kelola di daerahnya.
“Ini adalah pencapaian luar biasa bagi pemerintah dan dinas di Provinsi Maluku Utara. Kami berharap semua satuan kerja perangkat daerah di Malut dapat terus berinovasi dan meraih penghargaan serupa, terutama di sektor-sektor penting seperti perindustrian, perdagangan, kelautan, perikanan, serta pertanian dan perkebunan,” ujar Abubakar.
Abubakar juga menekankan bahwa penerapan Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, serta kelancaran transaksi perdagangan.
SPK, lanjutnya, juga berperan penting dalam menciptakan persaingan usaha yang sehat dan transparan di berbagai sektor.
“Seiring dengan perkembangan zaman, kita tidak bisa menghindarkan diri dari mengikuti standar, baik itu standar nasional maupun internasional. Jika kita tidak mengikuti standar tersebut, kita akan tertolak oleh sistem yang ada,” kata Abubakar.
Lebih lanjut, Abubakar mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol prestasi, melainkan juga merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen Pemprov Malut dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurutnya, pencapaian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah, khususnya dalam memperbaiki sektor ekonomi dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Ke depan, Pemprov Malut berencana untuk terus memperkuat penerapan standar mutu di seluruh lini pemerintahan.
Abubakar berharap bahwa penghargaan ini menjadi pendorong bagi seluruh OPD di Maluku Utara untuk lebih serius dalam mengimplementasikan standar mutu dan tata kelola yang lebih baik.
“Kami akan terus mendorong semua sektor untuk mengikuti standar yang berlaku, agar produk dan layanan dari Maluku Utara dapat diterima di pasar domestik maupun internasional,” tutup Abubakar.
Dengan penghargaan ini, Maluku Utara semakin menunjukkan komitmennya dalam upaya menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, transparan, dan berdaya saing tinggi, yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah tersebut. (red)




