Pasca Pencabutan PPKM, Ini 3 Hal yang Dibahas Presiden Jokowi Bersama Jajarannya Dalam Rapat Terbatas

86
Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas terkait Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata pasca pencabutan PPKM, Senin (30/01), di Kantor Presiden, Jakarta. [Foto: Humas Setkab/Agung]

WARTASOFIFI.ID – Terkait Inflasi dan kenaikan harga, Investasi serta Pariwisata menjadi topik utama dalam rapat terbatas antara Presiden Jokowi dan jajarannya.

Terutama mengenai peningkatan aktivitas Perekonomian dan Pariwisata pasca pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia.

Di kesempatan tersebut, Jokowi dalam pengantarnya meminta agar jajarannya melihat betul dan mewaspadai hal-hal yang berkaitan dengan inflasi dan kenaikan harga-harga barang serta jasa.

“Yang pertama urusan beras, yang kedua yang berkaitan dengan minyak goreng dilihat betul,” ujar Presiden saat memimpin Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (30/1) kemarin.

Sedangkan yang berkaitan dengan investasi, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk melakukan inovasi dan memaparkan langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan investasi di Indonesia.

“Terutama terobosan dalam meningkatkan investasi di negara kita,” katanya.

Kadis PUPR Malut Panggil Pihak Ketiga Bahas Proyek Multi Years

Menurut Presiden terkait dengan pariwisata, bahwa saat ini geliat pariwisata di sejumlah daerah di Indonesia sudah mulai terlihat. Presiden menyebut Manado dan Bali wisatawan sudah mulai berdatangan, baik wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Di lapangan saya lihat kalau untuk wisatawan, saya lihat di Manado saya kira sudah mulai banyak menerima wisatawan, di Bali juga sudah mulai pesawat-pesawat datang membawa wisatawan, juga wisatawan lokal juga sangat bergeliat sekali,” ungkap Presiden.

Dalam pertemuan itu, Presiden juga meminta laporan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terkait aktivitas pariwisata di sejumlah daerah di tanah air, termasuk investasi di bidang pariwisata.

“Utamanya yang pertama di Labuan Bajo, kemudian yang kedua di Mandalika, ketiga di Toba, yang keempat di Likupang,”tutur Presiden. 

Editor: Rais Dero
Sumber: Setkab.go.id