
WartaSofifi.id – Pemerintah provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pertanian terus gencar memacu pembangunan pertanian di 10 kabupaten kota.
Kadis Pertanian Malut Muhtar Husen mengatakan, usaha keras ini dilakukan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat terutama petani, sesuai visi misi Gubernur Abdul Gani Kasuba.
Haji Ota, sapaan karib Kadis Pertanian Malut juga menyampaikan sejumlah keberhasilan dan program pertanian saat ini menjadi bukti nyata pengabdian Gubernur Abdul Gani Kasuba kepada masyarakat Maluku Utara. Hal ini disampaikannya pada saat panen padi sawah, di Desa Toboino, Kecamatan Wasilei, Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (16/3) kemarin.

“Kegiatan gerakan panen raya padi sawah di Desa Toboino ini merupakan hasil penanaman pada musim Oktober Desember 2022 lalu,”ujarnya, dihadapan petani dan jajaran Pemkab Halmahera Timur.
Menurut Ota, untuk luasan lahan sawah ini kurang lebih 1500 hektar, yang memberikan kontribusi pada tahun 2023 ini. Dan panen pada hari ini (kemarin) merupakan bagian dari program bantuan pemerintah provinsi Maluku Utara.
Selain itu, salah satu dari program tersebut adalah Desa Mandiri Percontohan di bawah binaan Dinas Pertanian Malut pada tahun 2022 lalu dengan luas 50 hektar dan 4000 hektar yang tersear di 5 kabupaten kota lainnya.
Ia juga menjelaskan, bantuan pemerintah provinsi Maluku Utara di tahun 2023 ini, sebanyak 338 hektar. Terdiri dari padi hibrida dan padi biofortifikasi atau beras untuk penderita stunting, karena pihaknya juga turut mengatasi stunting melalui program Dinas Pertanian.
“Kurang lebih 1300 hektar dan mandiri benih untuk 30 hektar, kemudian supplier 8 hektar yang tersebar di 7kabupaten,” katanya.
Sementara itu, disebutkannya terkait bantuan prasarana untuk sarana pertanian, berupa sarana irigasi, embung, bantuan mesin pengolahan kelapa dan lain-lain juga Haltim salah satu sasaran kegiatan.
“Kontribusi dan bantuan Pak Gubernur ini, bisa kami lihat bahwa betul-betul ditanam kemudian dipanen. Dan, Alhamdulillah hasilnya bisa dirasakan untuk bapak ibu dan masyarakat,” ungkap Haji Ota.




