Nirwan MT. Ali: Turnamen Karang Taruna Cup IV Wujud Kebersamaan dan Solidaritas

60
Kepala Inspektorat Malut, Nirwan MT. Ali, menyerahkan piala bergilir kepada kesebelasan yang memenangkan kompetisi tersebut (Foto: Istimewa)

WartaSofifi.id – Dalam atmosfer penuh antusiasme, Kepala Inspektur Maluku Utara, Nirwan M.T Ali, mewakili Pj. Gubernur Maluku Utara, resmi menutup turnamen mini soccer Karang Taruna Cup IV di Desa Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Sabtu (12/10).

Acara penutupan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan olahraga, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan dukungan pembangunan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Nirwan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus Karang Taruna serta panitia yang telah sukses menggelar turnamen ini.

“Saya secara pribadi dan atas nama pemerintah provinsi Maluku Utara memberikan penghargaan tinggi kepada Karang Taruna serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sepak bola ini,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini berhasil memperkuat solidaritas warga Sidangoli. Nirwan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mempererat hubungan masyarakat dan mendukung pembangunan desa.

“Semoga kegiatan ini dapat semakin memperkuat kebersamaan demi keberlanjutan pembangunan di Sidangoli Dehe,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nirwan juga menyampaikan kabar baik mengenai permintaan bantuan untuk pembangunan Masjid At-Taqwa di Desa Sidangoli Dehe. Setelah berkoordinasi dengan Pj Gubernur, permintaan ini mendapat respon positif. Nirwan menegaskan bahwa bantuan pembangunan masjid sudah mulai disalurkan.

“Insya Allah, kami akan membantu agar pembangunan masjid dapat selesai sebelum bulan Ramadan tahun ini,” tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Fahmi H. Anhar, menyampaikan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah untuk mengembangkan bakat dan minat generasi muda dalam olahraga, serta menggalang dana untuk pembangunan masjid.

Selama kurang lebih 60 hari, turnamen ini diikuti oleh 46 tim, termasuk tim dari Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Halmahera Barat.

Babak final yang mempertemukan tim Desnelan dari Dufa-Dufa, Ternate, melawan tim Desa Galala dari Jailolo, berlangsung sengit. Gol tunggal Teja Ridwan berhasil membawa Desnelan keluar sebagai juara dengan skor 1-0.

Dengan kemenangan ini, Desnelan membawa pulang trofi bergilir dan uang tunai sebesar Rp40 juta, sementara tim Galala harus puas dengan trofi dan hadiah Rp30 juta.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebersamaan dan harapan masyarakat Sidangoli Dehe.

Melalui olahraga, warga tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga mempererat hubungan dan berkontribusi pada pembangunan desa mereka.

Nirwan menutup sambutannya dengan harapan agar turnamen seperti ini dapat terus digelar dan semakin mempererat persaudaraan antardaerah. (red)