
WARTASOFIFI.ID – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Herifal Naly Thomas, menegaskan pentingnya tata kelola data yang berkualitas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa perencanaan pembangunan harus berbasis pada data yang akurat, terintegrasi, dan kredibel untuk mencapai hasil yang tepat sasaran.
“Ketersediaan data yang berkualitas tinggi adalah syarat mutlak dalam perencanaan pembangunan. Kita harus memastikan bahwa tata kelola data terus diperbaiki melalui pendekatan yang terintegrasi dan sistematis,” kata Naly.
Menurut Naly, kesenjangan dalam pengelolaan data sering menjadi hambatan dalam menyusun program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, ia menekankan perlunya peningkatan sinergi antara lembaga penghasil dan pengguna data di tingkat daerah.
“Kita tidak hanya membutuhkan data, tetapi juga data yang dapat dipertanggungjawabkan. Data ini harus menjadi rujukan utama untuk semua proses perencanaan,” tegasnya.
Naly menjelaskan bahwa kolaborasi antara berbagai lembaga, termasuk Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian serta Badan Pusat Statistik (BPS), menjadi kunci untuk meminimalkan tumpang tindih data.
Ia juga menekankan bahwa data yang kredibel akan meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.
“Kita perlu membangun sinergi yang kuat untuk memastikan bahwa data yang tersedia relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.
Naly mengungkapkan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus memiliki dasar bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap langkah-langkah ini mampu mendorong efektivitas perencanaan serta memberikan dampak nyata pada masyarakat Maluku Utara.
“Pembangunan yang sukses adalah pembangunan yang berbasis data, bukan sekadar asumsi. Dengan tata kelola data yang lebih baik, kita bisa membangun masa depan Maluku Utara yang lebih baik,” tutupnya. (red)




