Musrifah Alhadar (kanan) mendampingi Gubernur Sherly (kiri) dalam kegiatan penyerahan kunci rumah baru kepada warga Desa Guraping, Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, pada 25 November 2025. WARTASOFIFI.ID/Rais Dero
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menegaskan komitmennya menyediakan hunian layak bagi warga pesisir dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan relokasi rumah masyarakat pesisir Sidangoli Dehe, Kabupaten Halbar. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, dan menjadi langkah awal bagi perbaikan hunian masyarakat pesisir setempat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Malut, Musrifah Alhadar, memastikan kehadiran langsung gubernur dalam acara tersebut. Pembangunan proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Malut dan CSR BNI 46 wilayah Malut, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hunian warga pesisir.
“Rencananya Ibu Gubernur hadir langsung untuk meletakkan batu pertama pembangunan relokasi rumah masyarakat pesisir Sidangoli Dehe. Proyek ini merupakan hasil kerja sama Pemprov Malut dengan CSR BNI 46 wilayah Malut,” ujar Musrifah Alhadar, Kamis (11/12).
Pembangunan 36 unit RTLH ini merupakan bentuk nyata tindak lanjut janji Gubernur Sherly untuk merelokasi warga yang tinggal di bibir pantai, agar mereka memiliki hunian yang lebih aman dan nyaman.
Musrifah menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur dalam memastikan masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak, khususnya mereka yang terdampak kondisi rumah di pesisir.
“Pembangunan 36 unit rumah ini merupakan bagian dari komitmen Ibu Gubernur untuk memastikan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak, terutama mereka yang terdampak kondisi rumah di pesisir pantai,” jelas Musrifah.
Agenda kunjungan kerja Gubernur Malut di Kabupaten Halut, Pulau Morotai, dan Halbar pada 10-12 Desember 2025, padat dengan berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.
Setelah kembali dari Morotai, Jumat pagi Gubernur Sherly akan memulai kunjungan di RSUD Tobelo untuk meninjau operasi pasien hydrocephalus dan pemeriksaan balita guna pencegahan stunting.
Selanjutnya, ia menghadiri sosialisasi Pola Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di SMAN 6 Tobelo, sebelum menuju Sidangoli Dehe.
Di Sidangoli Dehe, selain peletakan batu pertama RTLH, gubernur juga akan menyerahkan lima unit kapal beserta mesin untuk nelayan melalui Dinas Perikanan.
Kegiatan lain mencakup penyerahan sarana produksi berupa kulboks 30 unit dan keranjang 30 unit untuk enam koperasi sektor nelayan dari Dinas Koperasi dan UKM, serta lima tongkat bagi lansia yang diserahkan Dinas Sosial. (red)