
SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Amin Abdullah, jamaah haji asal Kota Ternate, yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Jumat (24/5) pukul 18.05 waktu setempat.
Amin Abdullah diketahui menderita tumor paru stadium IV. Meskipun mengidap penyakit serius, ia dinyatakan layak berangkat haji berdasarkan hasil evaluasi medis dengan status ECOG 1, kategori yang menunjukkan pasien masih mampu melakukan aktivitas ringan. Dengan tekad kuat, Amin tetap melaksanakan perjalanan suci ke Tanah Haram.
Namun, sesampainya di Arab Saudi, kondisi fisiknya menurun drastis akibat perbedaan suhu ekstrem, kelelahan, dan infeksi pneumonia.
Ia segera dirujuk ke Rumah Sakit Nasional Arab Saudi, tetapi nyawanya tak tertolong. Amin meninggal sebelum sempat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Kami sangat kehilangan. Beliau wafat di Tanah Haram dalam upaya menjalankan rukun Islam kelima,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Maluku Utara, Kadri Laetje, dalam pernyataan resmi yang diterima media pada Sabtu (25/5).
Asisten II Sekda Maluku Utara yang juga anggota PPIHD, Sri Haryanti Hatari, menjelaskan bahwa Amin Abdullah belum sempat melaksanakan rukun haji karena langsung dirujuk ke rumah sakit begitu tiba di Makkah.
“Beliau baru tiba dan belum sempat menjalankan rukun. Langsung dibawa ke fasilitas kesehatan karena kondisinya memburuk,” ujarnya.
Berita wafatnya Amin Abdullah telah disampaikan kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Saat ditemui wartawan di Sofifi, Senin (26/5), Gubernur menyampaikan ucapan belasungkawa dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan.
“Kemarin ada satu yang meninggal. Saya turut berduka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” kata Sherly.
Ia juga berharap seluruh jamaah haji asal Maluku Utara lainnya dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan pulang dalam keadaan sehat.
“Semoga semuanya bisa pulang dalam keadaan sehat,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh proses penanganan jenazah Amin Abdullah telah dilakukan sesuai prosedur Kerajaan Arab Saudi. Jenazah dimakamkan di wilayah Makkah sebagai bagian dari penghormatan terakhir bagi jamaah yang wafat di Tanah Suci.
“Atas nama pemerintah daerah, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Almarhum meninggal dalam keadaan mulia, sebagai tamu Allah di Tanah Suci,” tutur Kadri Laetje. (red)




