Dikbud Malut Mulai Realisasikan DAK Fisik Pendidikan Senilai Rp19 Miliar

173
Abubakar Abdullah

WARTASOFIFI.ID – Pemprov Malut melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memastikan bahwa pelaksanaan fisik Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025 telah mulai direalisasikan. Fokus utama DAK tahun ini diarahkan pada pengadaan peralatan laboratorium untuk jenjang pendidikan menengah, baik SMA maupun SMA.

Kegiatan fisik ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat sarana pembelajaran berbasis praktikum, terutama di daerah-daerah dengan keterbatasan fasilitas pendidikan.

Pelaksanaan pengadaan diharapkan mampu menjawab kesenjangan infrastruktur antarwilayah dan memperkuat mutu pendidikan di Maluku Utara.

“DAK fisik yang Rp19 miliar sudah jalan. Itu pengadaan peralatan laboratorium lah, untuk SMK dan SMA,” ujar Plt Kadis Dikbud Malut, Abubakar Abdullah, saat diwawancarai di Kantor Gubernur Malut, Selasa (29/7).

Abubakar menjelaskan bahwa kegiatan pengadaan ini sudah melalui tahapan verifikasi teknis dan administrasi, serta kini mulai memasuki fase pelaksanaan oleh penyedia. Pihaknya memastikan bahwa proses berjalan sesuai jadwal dan mengedepankan akuntabilitas.

Terkait penentuan sekolah penerima manfaat DAK, Abubakar menegaskan bahwa seluruh data dan lokasi penerima telah ditetapkan secara nasional.

Pemerintah daerah hanya menindaklanjuti pelaksanaan sesuai dengan daftar yang telah disahkan oleh kementerian teknis.

“Itu datanya sudah ditentukan dari pusat, terkait data penerima DAK,” katanya.

Menurutnya, intervensi pusat dalam menetapkan penerima DAK bertujuan untuk menjamin kesetaraan dan objektivitas alokasi, berbasis data pokok pendidikan (Dapodik) serta capaian indikator layanan pendidikan.

Seiring dengan berjalannya pelaksanaan DAK tahun ini, Dinas Dikbud Malut juga tengah mempersiapkan tahapan penting untuk pengusulan DAK tahun anggaran 2026. Langkah ini dimulai dengan pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) di internal Dikbud Malut.

“Besok kita akan rakor perencanaan ini, untuk pengusulan ke pusat DAK 2026,” ujar Abubakar. (red)