Kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Malut akhirnya kembali ke Ternate setelah mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional XII di Jakarta. Kepulangan ini menjadi momentum bagi para peserta untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus membawa pengalaman baru dari kegiatan nasional yang mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Kontingen Pramuka Malut yang mengikuti Jambore Nasional XII terdiri dari 10 kontingen kabupaten dan kota se-Malut. Mereka menjadi bagian dari generasi muda Malut yang mendapat kesempatan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan selama berada di Jakarta, dengan membawa nama daerah serta menjaga semangat kebersamaan sebagai anggota Gerakan Pramuka.
Upacara penerimaan kontingen digelar di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Selasa 01 September 2026. Sekretaris Daerah Provinsi Malut, H. Samsuddin Abdul Kadir, bertindak sebagai Pembina Upacara mewakili Gubernur Malut. Kehadiran pemerintah daerah dalam penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peserta, pembina, pengurus daerah hingga pengurus cabang yang telah mendampingi kontingen selama mengikuti kegiatan nasional.
Sejumlah pejabat serta unsur Gerakan Pramuka turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Sri Haryanti Hatari, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Malut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Malut, para Ketua Kwarcab se-Malut, para pembina serta orang tua dan wali peserta Kontingen Kwarda Malut.
Sekda Malut Samsuddin Abdul Kadir menerima bendera Pramuka dari Waka Binamuda Kwarda Malut Djafar Umar, disaksikan Ketua Kwarda Malut Muhammad Abusama, di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Selasa 1 September 2026. Foto: Biro Adpim Malut.
Dalam sambutannya, Sekda Samsuddin Abdul Kadir menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi dari Gubernur Malut kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian Jambore Nasional XII. Apresiasi juga diberikan kepada para pembina, Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang yang telah menjalankan tanggung jawab selama mendampingi peserta sehingga nama baik Malut tetap terjaga.
“Alhamdulillah kalian sudah kembali dengan selamat. Dalam hidup pasti ada yang jalannya lebih cepat, ada yang lebih pelan. Ada yang berhasil, ada yang tertunda. Yang paling penting adalah kesiapan dan pengalaman yang kalian dapat di Jambore Nasional XII. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk masa depan. Kalian sudah berada di garis start yang lebih depan,” ujar Samsuddin.
Pesan tersebut tidak hanya berkaitan dengan hasil yang diperoleh selama mengikuti Jambore Nasional XII, tetapi juga tentang bagaimana para peserta memaknai perjalanan yang telah dilalui. Pengalaman bertemu dengan peserta dari berbagai daerah, mengikuti kegiatan kepanduan serta menjalani proses bersama selama di Jakarta menjadi bekal penting yang dapat membentuk karakter dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.
Kontingen Jamnas XII tampak serius dan penuh perhatian mengikuti upacara penyambutan di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani Ternate setelah kembali dari Jakarta.
Sekda kemudian mengingatkan para peserta agar tidak langsung larut dalam aktivitas setelah tiba di Ternate. Kesehatan harus menjadi perhatian setelah menjalani perjalanan serta seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta. Peserta juga diminta memanfaatkan waktu untuk berkumpul kembali bersama keluarga yang selama ini menunggu kepulangan mereka.
“Jaga kesehatan. Pulanglah berkumpul dengan keluarga. Tunjukkan kepada orang tua bahwa kalian adalah anak harapan masa depan yang telah berusaha sebaik mungkin,” tambah Samsuddin.
Rangkaian penyambutan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kembali bendera kontingen dari Ketua Kontingen Kwarda Malut kepada Sekda Samsuddin Abdul Kadir selaku Pembina Upacara yang mewakili Gubernur Malut. Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian keikutsertaan Kontingen Kwarda Malut dalam Jambore Nasional XII.
Kontingen Jamnas XII tampak serius dan penuh perhatian mengikuti upacara penyambutan di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani Ternate setelah kembali dari Jakarta.
Kepulangan kontingen juga menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan generasi muda di Malut. Pengalaman yang diperoleh selama berada di Jambore Nasional XII diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan sekolah, keluarga maupun kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Pemprov Malut berharap seluruh pengalaman yang dibawa pulang Kontingen Kwarda Malut dapat menjadi bekal positif bagi peserta untuk terus berkembang. Semangat, kedisiplinan, kebersamaan serta pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional XII diharapkan turut mengharumkan nama Malut sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya untuk aktif dalam kegiatan kepanduan serta berbagai kegiatan positif. (red)
Bagi WARTASOFIFI.ID, berita adalah amanah, ditulis dengan ketelitian, dijaga dengan integritas, dan disampaikan dengan netralitas kepada masyarakat.