
WartaSofifi.id – Komunitas Gen Z Juga Bisa Serius (GENIUS), yang dipimpin oleh Rifaldi Muhammad Taher, akan menggelar kegiatan bersih pantai (coastal clean-up) di Pantai Akesahu Kecil, Kelurahan Tosa, Kota Tidore Kepulauan, pada Minggu, 15 Desember 2024.
Kegiatan ini menjadi agenda perdana GENIUS untuk periode 2024–2025 sekaligus menandai peluncuran resmi komunitas yang mengusung semangat kepedulian lingkungan dan solidaritas lintas kalangan masyarakat.
Dalam rilis yang diterima media ini pada Kamis (12/12/2024), Rifaldi menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan mengurangi polusi, khususnya plastik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan pantai dan laut kita bebas dari polusi plastik dan polutan lainnya,” ujarnya.
Berdasarkan data pemantauan sampah laut oleh GENIUS sepanjang tahun 2024, sampah plastik menjadi jenis sampah terbanyak yang ditemukan di kawasan pesisir Tidore, mencapai 44% dari total sampah yang terdata. Sampah lainnya meliputi kaca dan keramik sebesar 15%, dengan sebagian besar berasal dari aliran kiriman atau lintas wilayah.
Rifaldi juga menjelaskan bahwa sekitar 70% sampah yang mencemari pesisir dan laut Tidore berasal dari aktivitas di daratan. Polusi plastik ini bersifat lintas batas (trans-boundaries), mengikuti pola arus laut sehingga bisa berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
“Penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir melalui kerja sama lintas sektor yang bersifat kolektif,” tegas Rifaldi.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media dalam menyelesaikan masalah sampah laut.
Lebih dari sekadar aksi bersih pantai, GENIUS ingin menggerakkan perubahan yang berkelanjutan. Rifaldi berharap inisiatif ini menjadi langkah awal menuju gerakan nasional untuk pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momen sekali jalan, tetapi terus dilakukan hingga menjadi budaya di masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi komunitas lainnya untuk bergabung dalam upaya menciptakan lingkungan pesisir yang bersih dan sehat demi masa depan yang berkelanjutan. (red)




