Pemprov Malut dan Unkhair Panen Perdana Ayam Potong di Bangkok

176
Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba foto bersama dengan Rektor Unkhair Ridha Ajam, Mantan Rektor Husen Alting, dan Kadis Pertanian Malut Muhtar Husen usai tandatangani berita acara penyerahan kandang, dari Pemrpov Malut ke pihak Unkhair (Foto: Amat Adpim)

WartaSofifi.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi panen perdana ayam potong, yang berlangsung di lokasi Kampus Unkhair, di Dusun Bangkok, Desa Bobaneigo Madihutu, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Senin, 17 Juli 2023.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Muhtar Husen dan sejumlah Kepala Dinas, Badan, dan Biro. Serta civitas Unkhair Ternate dan masyarakat setempat.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, bahwa pembangunan kandang broiler dengan menggunakan sistem closed house adalah kandang tertutup yang menjamin keamanan secara biologis (kontak dengan organisme lain) dengan pengaturan ventilasi yang baik, sehingga lebih sedikit stres yang terjadi pada ternak merupakan karya dari tangan dingin para ilmuan Unkhair Ternate.

Gubernur Malut didampingi Rektor Unkhair Ternate meninjau secara langsung Closed House yang dapat menampung 5000 ekor ayam potong, di areal Kampus Unkhair, Dusun Bangkok, Desa Bobaneigo Madihutu (Foto: Amat Adpim)

“Hari ini, Alhamdulillah tidak pernah saya membayangkan kita panen ayam. Ini adalah tangan dingin para doktor-doktor (Unkhair Ternate) yang membangun peternakan ini,” ujar orang nomor satu di Pemprov Malut ini.

Menurut gubernur, jenis kandang seperti itu, sebelumnya ia pernah mendengar dari cerita beberapa orang Maluku Utara yang pernah ke Jepang. Sehingga, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Unkhair Ternate yang telah memberikan sumbangsihnya terhadap pembangunan ekonomi di Maluku Utara.

“Saya dengar cerita-cerita, pernah saya kirim beberapa orang ke Jepang, mereka cerita di Jepang itu, sapi, kambing semua pakai pakai AC. Tapi, baru hari ini, disini (Bangkok) baru saja saya lihat sendiri (kandang) pakai AC, luar biasa. Saya ucapkan terima kasih kepada mantan Rektor dan Rektor yang telah memberikan sumbangan besar kepada kita,” ucapnya.

Selain itu, kata gubernur, dengan adanya jenis kandang dan persedian ayam potong yang begitu banyak, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan kebutuhan-kebutuhan perusahan tambang yang beroperasi di Maluku Utara.

“Apalagi, di negeri kita ini, disebut lingkar tambang, mudah-mudahan Kadis Pertanian dan teman-teman bisa melanjutkan pertumbuhan ekonomi. Jadi, buat kandang harus tiga, supaya habis satu masih ada lagi, perusahaan membutuhkan itu,” cetusnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Unkhair Ternate, Ridha Ajam dalam penyampaiannya, mengatakan bahwa kandang jenis tersebut merupakan satu-satunya kandang yang ada di Maluku Utara.

Rektor Unkhair Ternate, Ridha Ajam saat memberikan sambutan pada acara tersebut (Foto: Amat Adpim)

“Ini adalah sebuah sistem peternakan pertama di Maluku Utara, hanya satu-satunya disini, tidak ada ditempat lain, karena semuanya otomatis. Dengan kandang sebesar itu berkapasitas 5 ribu ekor,” terangnya.

Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Abdul Gani Kasuba yang selalu membantu Unkhair. Apalagi dengan adanya bantuan kandang dan bibit ayam ini, pihaknya bakal lebih terbantukan dari sisi finansial.

“Implikasi dari kandang ini, tentu saja sekarang kami punya Badan Layanan Umum (BLU) yang kami berusaha keras untuk mencari sumber-sumber pendapatan dalam rangka mendirikan Kampus Unkhair. Dan salah satu yang menjadi prioritas kami sekarang ini adalah ayam, ini potensinya luar biasa,” beber Ridha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Malut, Muhtar Husen menyampaikan, terkait pembangunan kandang ayam potong ini, bersumber dari ABPD Pemprov Malut. Namun, dari sisi perencanaan dan desain kandang tersebut, bisa terwujud sekarang ini, karena atas kerjasama pihak Dinas dan Unkhair Ternate.

Kepala Dinas Pertanian Malut, Muhtar Husen memberikan sambutan dan laporan kepada Gubernur Abdul Gani Kasuba terkait pembangunan kandang ayam potong (Foto: Amat Adpim)

Ia juga menjelaskan, proses pekerjaan kandang dan pengadaan bibit ayam potong berlangsung pada tahun anggaran 2022 dengan banyaknya anakan ayam sebanyak 5000 ekor.

“Perlu saya laporkan ke Pak Gub, bahwa kandang ini dikerjakan pada tahun 2022 dan sudah selesai, kita berharap bahwa dengan kandang ini bisa mengantisipasi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Tentunya, kami bersama Pak Rektor merancang kandangnya secara bersama-sama, sehingga kita lihat yang ada dihadapan kita sekarang, modelnya seperti ini,” akunya, dihadapan Gubernur Abdul Gani Kasuba.

“Alhamdulillah, sampai saat ini setelah berjalan dan kita saksikan sekarang ini Pak Gubernur, kandang, pakan, dan ayam kurang lebih 5000 ekor. Yang saat ini kita akan melakukan penyerahan secara simbolis dari Pak Gubernur ke pihak Unkhair Ternate,” pungkas Muhtar menambahkan.