Warung dan Rumah Tinggal di Sofifi Hangus Terbakar, Pemilik Sempat Pingsan

467
Sisa-sisa kebakaran di lokasi kejadian, di mana warung dan rumah tinggal hangus dilalap api. (Foto: Istimewa)

WARTASOFIFI.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah warung yang sekaligus menjadi tempat tinggal di Kelurahan Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, pada Minggu pagi, 30 Maret 2025.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.20 WIT dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Beruntung, tim pemadam kebakaran (Damkar) Maluku Utara regu 2 bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Maluku Utara, Rachmat Djabir, menjelaskan bahwa kebakaran ini dipicu oleh ledakan kompor di warung tersebut.

“Jadi kronologinya tadi pagi itu kebakaran disebabkan karena kompor. Kompor meletus dan mengakibatkan kebakaran karena mereka juga menjual minyak eceran,” ungkapnya, Minggu (30/3).

Warga sekitar menyaksikan upaya petugas dalam menjinakkan kobaran api di Sofifi. (Foto: istimewa)

Keberadaan minyak eceran di lokasi membuat api cepat membesar dan berpotensi menyebar ke bangunan lain.

Namun, respons cepat dari tim pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran semakin meluas.

“Alhamdulillah, kita bisa mengantisipasi secepat mungkin sebelum api merambat ke kiri dan kanan. Anggota di lapangan juga bekerja maksimal untuk mencegah penyebaran api,” tambahnya.

Situasi semakin dramatis ketika pemilik rumah, yang juga pemilik warung, tiba-tiba pingsan akibat menghirup asap tebal.

Petugas dan warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan.

“Pemilik rumah sempat pingsan karena terkena asap. Namun, hasil koordinasi dengan anggota di lapangan, beliau sudah sadar kembali,” jelas Rachmat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian yang dialami pemilik warung.

Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor dan penyimpanan bahan mudah terbakar di dalam rumah.

Tim pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mencegah api merambat ke bangunan lain. (Foto: istimewa)

Kesigapan tim pemadam kebakaran dan kerja sama warga setempat dinilai sangat membantu dalam mencegah dampak kebakaran yang lebih besar.

Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat.

Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran guna meminimalisir risiko di masa mendatang. (red)