Gubernur Sherly Tjoanda sebagai inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 di halaman kantor Dikbud Malut, menegaskan penghargaan Pemprov Malut terhadap jasa guru. WARTASOFIFI.ID/Rais Dero
Kabag Materi dan Publikasi Pimpinan Biro Adpim Setda Malut Ailan Goraahe menyampaikan rilis resmi terkait agenda kunjungan kerja Gubernur Malut Sherly Tjoanda di Halut dan Pulau Morotai. Dalam penyampaiannya kepada WARTASOFIFI.ID pada Selasa 9 Desember 2025, Ailan menegaskan bahwa rencana kunjungan tersebut telah disusun sebagai bagian dari rangkaian agenda Pemprov Malut jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ailan menjelaskan bahwa Pemprov Malut telah merumuskan dan menyampaikan rencana kunjungan kerja Gubernur Malut ke Kabupaten Halut dan Kabupaten Pulau Morotai. Agenda ini disusun sebagai bagian dari langkah terencana Pemprov Malut untuk memastikan kehadiran Sherly Tjoanda dalam berbagai kegiatan pelayanan publik di dua daerah tersebut. Penjelasan tersebut menegaskan upaya Pemprov Malut dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memastikan setiap program berjalan sesuai kebutuhan lapangan.
“Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan rencana kegiatan kunjungan kerja Ibu Gubernur di Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Pulau Morotai,” ujar Ailan dalam rilisnya.
Dia menambahkan bahwa kunjungan Gubernur Sherly Tjoanda tersebut memuat dua agenda utama yang saat ini menjadi prioritas Pemprov Malut. Agenda tersebut mencakup kehadiran Gubernur pada Perayaan Natal Pemprov Malut yang dipusatkan di Halut, serta pelaksanaan Pasar Murah sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjelang perayaan Nataru.
“Agenda utama meliputi kehadiran pada Perayaan Natal Pemprov Malut yang dipusatkan di Halmaher utara, serta penyelenggaraan Pasar Murah sebagai langkah pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru),” katanya.
Gubernur Sherly Tjoanda akan memulai rangkaian kunjungannya pada 10 Desember 2025 dengan menghadiri prosesi ibadah Natal di Tobelo, bersama jajaran Pemprov Malut dan masyarakat setempat. Kehadiran ini menunjukkan komitmen Gubernur Sherly untuk hadir langsung dalam perayaan keagamaan, sekaligus memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat di Halut.
“Ibu Gubernur dijadwalkan menghadiri Prosesi Ibadah dan Ceremoni Natal Pemprov Malut di Gereja Bethel Indonesia di Tobelo, Halmahera Utara,” jelas Ailan.
Agenda kunjungan Gubernur Sherly Tjoanda akan berlanjut ke Kabupaten Pulau Morotai pada 11 Desember 2025, di mana ia dijadwalkan menghadiri perayaan Natal Jemaat GMIH Eben Haezer Buho-Buho. Kehadiran Gubernur Sherly di Morotai ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan resmi yang menggabungkan unsur keagamaan dan pemerintahan.
Selain mengikuti prosesi ibadah, Gubernur Sherly juga akan memberikan sambutan, menegaskan keterlibatan Pemprov Malut secara langsung dalam setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran ini memperlihatkan komitmen pemerintah untuk hadir secara nyata, tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai bagian dari perhatian dan pelayanan kepada warga di Pulau Morotai.
“Ibu Gubernur juga akan menghadiri Natal Jemaat GMIH Eben Haezer Buho-Buho di Kabupaten Pulau Morotai dan memberikan sambutan sebagai bagian dari agenda kunjungan pada keesokan harinya,”sebutnya.
Selain agenda keagamaan, fokus utama kunjungan Gubernur Sherly Tjoanda juga tertuju pada pengendalian harga kebutuhan pokok melalui penyelenggaraan Pasar Murah di sejumlah titik. Program ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses yang memadai terhadap kebutuhan pokok menjelang lonjakan permintaan pada periode akhir tahun.
Penyelenggaraan Pasar Murah di Halut, mencakup Desa Kao, Waringin Jaya, Pidiwang, dan Kusuri, dengan ribuan paket kebutuhan pokok disiapkan, menunjukkan komitmen Pemprov Malut untuk menghadirkan solusi nyata bagi warga.
Program ini tidak hanya sekadar distribusi barang, tetapi juga strategi Gubernur Sherly dalam menjaga kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat selama momen Natal dan Tahun Baru.
“Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mendukung masyarakat jelang Nataru, Pemprov Malut juga akan mengadakan Pasar Murah di sejumlah titik di Halut, antara lain Desa Kao, Waringin Jaya, Pidiwang, dan Kusuri, dengan ribuan paket kebutuhan pokok yang disiapkan,” ungkapnya.
Di Pulau Morotai, Gubernur Sherly Tjoanda dijadwalkan menyalurkan 2.000 paket Pasar Murah yang terpusat di Posi-Posi Rao, sekaligus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk mempercepat berbagai layanan publik.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemprov Malut untuk hadir langsung di lapangan, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat.
“Di Kabupaten Pulau Morotai, Ibu Gubernur juga dijadwalkan mengadakan Pasar Murah sebanyak 2000 paket di Posi-Posi Rao, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat dalam rangka percepatan layanan publik, katanya.
Pada akhir rilis, mantan Kabag Humas Pemkab Morotai ini menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini mencerminkan tanggung jawab Pemprov Malut dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang periode dengan tingkat konsumsi tertinggi dalam setahun.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Gubernur Sherly untuk memastikan keterjangkauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi seluruh warga, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan dan perhatian yang nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Maluku Utara untuk memastikan keterjangkauan harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat, tandasnya. (red)