
WARTASOFIFI.ID – Demi memenuhi tanggung jawab sebagai Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya tetap berupaya hadir di kantor DPRD Malut untuk mengikuti rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), meski dalam kondisi sakit, Rabu (13/8).
Rapat tersebut membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2025 serta KUA PPAS APBD 2026.

Berdasarkan pantauan Wartasofifi.id, Ahmad Purbaya berada di kantor DPRD kurang dari 30 menit sebelum akhirnya tidak diizinkan mengikuti rapat karena kondisinya yang memburuk.
Selama di lokasi, Ahmad Purbaya terlihat muntah hingga tiga kali. Ia kemudian segera dilarikan ke RSU Sofifi untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah dirawat, sekitar pukul 18.00 WIT ia terlihat di Pelabuhan Speedboat Sofifi menuju Ternate, dengan bekas infus masih terpasang di pergelangan tangannya.
Usai rapat, Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Samsuddin Abdul Kadir, membenarkan bahwa Kepala BPKAD sedang sakit.
Menurutnya, meskipun kondisi Ahmad Purbaya tidak sehat, keberadaan BPKAD sangat penting dalam pembahasan KUA-PPAS, sehingga dirinya tetap menghubungi yang bersangkutan untuk hadir.
“Iya, beliau sebenarnya sakit. Tapi karena KUA PPAS ini ranahnya Kepala BPKAD, tadi saya kontak beliau kalau bisa datang. Setelah minum obat, beliau ke sini, tapi sampai di DPRD rasa mualnya kambuh dan langsung pulang,” jelas Samsuddin.
Sekda Samsuddin juga menyampaikan doa agar Ahmad Purbaya segera pulih dan dapat beraktivitas seperti biasa. “Mudah-mudahan beliau cepat sembuh,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sakit yang diderita Ahmad Purbaya diduga disebabkan kurangnya waktu istirahat karena tiga malam berturut-turut begadang untuk menyusun APBD. (red)








