
WARTASOFIFI.ID – Sebuah rumah milik warga di Dusun Balisosa, Desa Balbar, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, hangus dilalap api pada Jumat siang (4/7). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIT itu diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari stop kontak kulkas yang berada di ruang makan.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Hj Ade Marajabesy (64), seorang warga setempat. Saat kejadian, Hj Ade sedang beristirahat di dalam kamar dan mendengar suara ledakan dari arah ruang makan.
“Saya langsung keluar kamar dan melihat api sudah menyala dari stop kontak kulkas, lalu menjalar ke plafon. Karena plafonnya dari kayu dan tripleks, api dengan cepat membesar,” tutur Hj Ade kepada warga yang datang menolong.
Melihat kobaran api yang makin membesar, Hj Ade segera keluar rumah dan meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun berdatangan dan secara gotong royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 13.41 WIT, satuan pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung bergabung bersama warga untuk mengendalikan kobaran api. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.30 WIT.
Sekretaris Satpol PP Malut, Djabal Badar, membenarkan bahwa timnya turut serta dalam upaya pemadaman kebakaran tersebut.
“Torang baru saja selesai pemadaman api di Balisosa,” ujar Djabal kepada WARTASOFIFI.ID melalui sambungan telepon, Jumat (4/7).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh bangunan rumah dan isinya ludes terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Dua saksi mata yang juga keluarga korban, yakni Abdilah Marajabesy (43) dan Irjan Marajabesy (36), menyatakan bahwa api pertama kali muncul dari korsleting stop kontak kulkas di ruang makan. Bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat merembet ke seluruh bagian rumah.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga bersama petugas dan keluarga korban langsung membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Kegiatan pembersihan selesai sekitar pukul 14.45 WIT.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik rumah tangga, terutama di wilayah yang minim pengawasan teknis. Pihak berwenang mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel, stop kontak, dan peralatan elektronik guna mencegah musibah serupa. (red)




