Sahril Taher. Foto: Jainal Adaran for Warta Sofifi
Dukungan politik terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Indonesia selama dua periode ditegaskan Gerindra Malut. Dukungan tersebut didasarkan pada penilaian terhadap kepemimpinan Prabowo sekaligus mencerminkan komitmen partai yang didirikan Prabowo terhadap perjuangan rakyat sebagai landasan utama.
“Kami sebagai kader Partai Gerindra punya keinginan yang kuat untuk mendukung Bapak Presiden Prabowo dua periode untuk pimpin Indonesia,” tegas Ketua DPD Gerindra Malut, Sahril Taher, kepada sejumlah wartawan usai upacara pembukaan Diklat Laskar Gerindra Malut di Sofifi, 18 Oktober 2026.
Sahril menegaskan bahwa dukungan dua periode merupakan sikap politik yang ingin diperjuangkan Gerindra Malut. Dukungan tersebut didasarkan pada penilaian terhadap kepemimpinan Prabowo, terutama terkait pemberantasan korupsi dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penilaian itu menjadi alasan yang dikemukakan Sahril untuk memperkuat dukungan terhadap kepemimpinan Prabowo.
“Pada prinsipnya, kami menilai bahwa beliau mampu menjalankan tugas sebagai presiden, karena kami menilai mampu memberantas korupsi dan terbukti menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya, sekaligus menegaskan keyakinan Gerindra Malut terhadap kemampuan Prabowo dalam menjalankan tugas kenegaraan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Di tingkat daerah, Sahril mengingatkan bahwa dukungan kepada Prabowo harus berjalan seiring dengan tanggung jawab kader dalam menjalankan tujuan partai. Pesan tersebut menyasar seluruh struktur Gerindra, termasuk dewan pimpinan cabang dan anggota DPRD kabupaten kota. Kesamaan sikap politik perlu diikuti konsistensi dan konsolidasi partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Untuk seluruh dewan pimpinan cabang, termasuk anggota DPRD kabupaten dan kota, sebagai ketua DPD, saya meminta kepada mereka untuk tetap berjuang sesuai tujuan partai,” tegasnya, sembari mengingatkan seluruh jajaran Gerindra di Malut agar menjaga komitmen organisasi dan konsisten menjalankan perjuangan partai di daerah masing-masing.
Perjuangan untuk rakyat merupakan prinsip yang melekat sejak Partai Gerindra didirikan oleh Prabowo. Sahril kembali mengingatkan fondasi tersebut sebagai pedoman bagi seluruh kader dalam menjalankan aktivitas politik, termasuk ketika memegang jabatan publik. Identitas partai perlu dibuktikan melalui keberpihakan yang nyata, bukan semata-mata melalui dukungan terhadap figur pemimpin.
“Sesuai dengan dasar Partai Gerindra ini didirikan oleh Pak Prabowo, yaitu berjuang untuk rakyat,” jelasnya, sekaligus menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus tetap menjadi landasan utama setiap kader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab politik.
Sahril secara khusus menyebut kelompok masyarakat yang harus menjadi perhatian kader, mulai dari kaum miskin, buruh, hingga petani. Kelompok tersebut menjadi bagian penting dari pesan perjuangan yang disampaikan dalam kegiatan Diklat Laskar Gerindra Malut. Kehadiran kader di tengah masyarakat menjadi tuntutan yang harus diwujudkan melalui kerja dan kepedulian terhadap persoalan rakyat.
“Kami adalah pejuang untuk kaum miskin, kaum papa. Kami adalah pejuang untuk buruh dan petani, kami ada di situ. Seluruh kader Partai Gerindra harus hadir,” tandas Sahril, sembari menyerukan agar seluruh kader Gerindra Malut hadir memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil, buruh, dan petani melalui kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat. (red)
Bagi WARTASOFIFI.ID, berita adalah amanah, ditulis dengan ketelitian, dijaga dengan integritas, dan disampaikan dengan netralitas kepada masyarakat.