Ponsel Rp24 Juta jadi Tren Pejabat Pemprov Malut, Apa yang Membuatnya Istimewa?

835
Salah satu jenis handphone Samsung Galaxy Z Fold (Foto: tangkapan layar/google/www.samsung.com)

WARTASOFIFI.ID – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Pemprov Maluku Utara (Malut) pada 18 Desember 2023, sejumlah pejabat dilaporkan mengganti perangkat komunikasi mereka ke Samsung Galaxy Z Fold.

Perangkat ini dikenal memiliki fitur keamanan canggih yang dianggap mampu melindungi data pribadi dan komunikasi penting.

Samsung Galaxy Z Fold menawarkan teknologi mutakhir, termasuk layar lipat fleksibel, prosesor terbaru, dan kapasitas penyimpanan yang besar.

Pemilihan perangkat ini mencerminkan kebutuhan akan teknologi dengan kemampuan perlindungan data yang lebih tinggi.

Berikut daftar harga dan spesifikasi perangkat yang digunakan, berdasarkan penelusuran pada beberapa toko resmi online:

Samsung Galaxy Z Fold 4

Harga: Mulai dari Rp24.999.000

Prosesor: Snapdragon 8+ Gen 1 (4 nm)

Layar Utama: Dynamic AMOLED 2X 7.6” (120Hz)

Kamera Belakang: 50MP (OIS) + 12MP + 10MP

RAM/ROM: 8GB/12GB; hingga 1TB

Baterai: 4,400mAh

Bobot: 263 gram


Samsung Galaxy Z Fold 5

Harga: Mulai dari Rp23.399.000

Prosesor: Snapdragon 8 Gen 2 (4 nm)

Layar Utama: Dynamic AMOLED 2X 7.6” (120Hz)

Kamera Belakang: 50MP (OIS) + 12MP + 10MP

RAM/ROM: 12GB; hingga 1TB

Baterai: 4,400mAh

Tahan Air: IPX8

Bobot: 253 gram

 

Samsung Galaxy Z Fold 6

Harga: Mulai dari Rp24.499.000

Prosesor: Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy

Layar Utama: Dynamic AMOLED 2X 6.7”

Kamera Belakang: 50MP dengan zoom optik 3x dan digital hingga 30x

RAM/ROM: 12GB; hingga 512GB

Baterai: 4,000mAh

Tahan Air: IP48

Pergantian perangkat komunikasi ini menunjukkan tren baru di kalangan pejabat Pemprov Malut.

Dengan harga perangkat mulai dari Rp23 juta, Samsung Galaxy Z Fold menjadi pilihan premium yang diandalkan untuk kebutuhan keamanan dan produktivitas.

Meskipun demikian, publik tetap menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai motivasi penggunaan perangkat ini, terutama di tengah sorotan pasca-OTT.

Langkah ini menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya keamanan teknologi dalam komunikasi pejabat. (red)