Plt Kadis Perkim Malut Jelaskan Ciri-ciri Kawasan Kumuh 

67
Plt Kadis Perkim Malut, Abdul Kadir Usman (dok, Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Maluku Utara, Abdul Kadir Usman, menjelaskan mengenai ciri-ciri kawasan perumahan kumuh yang sering kali menjadi masalah di daerah-daerah tertentu, termasuk di Maluku Utara.

Dalam penjelasannya di Sofifi, Jumat (8/11/2024), Abdul Kadir menyampaikan bahwa kawasan kumuh adalah permukiman yang menghadapi berbagai masalah, terutama terkait kondisi fisik bangunan, infrastruktur, dan akses layanan dasar.

Menurut Abdul Kadir, kawasan perumahan kumuh umumnya memiliki beberapa ciri khas yang dapat dikenali. “Kondisi fisik kawasan kumuh biasanya ditandai dengan bangunan yang sudah tua atau rusak, bahkan sering kali dengan konstruksi yang tidak aman.

Selain itu, infrastruktur seperti jalanan yang tidak terawat, saluran pembuangan yang tidak memadai, dan minimnya fasilitas umum menjadi masalah utama,” ungkapnya.

Beberapa ciri-ciri lainnya yang sering ditemui di kawasan kumuh antara lain adalah kepadatan penduduk yang tinggi, dengan rumah-rumah yang berdempetan tanpa adanya ruang terbuka yang cukup. Hal ini menyebabkan kualitas hidup penghuni kawasan tersebut terganggu.

Selain itu, Abdul Kadir juga menyoroti keterbatasan akses terhadap layanan dasar. “Di banyak kawasan kumuh, akses untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan sering kali terbatas, yang berimbas pada kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Pernyataan Abdul Kadir ini menggarisbawahi pentingnya upaya pemerintah untuk menangani masalah kawasan perumahan kumuh dengan memperbaiki infrastruktur dan memperluas akses layanan dasar.

Pemprov Maluku Utara, melalui Dinas Perkim, berkomitmen untuk mengurangi jumlah kawasan kumuh dengan berbagai program pembangunan dan perbaikan sarana prasarana.

Melalui paparan ini, Abdul Kadir berharap agar masyarakat dan berbagai pihak terkait dapat lebih memahami kondisi kawasan kumuh dan bersama-sama mencari solusi untuk meningkatkan kualitas hidup warga yang tinggal di kawasan tersebut. (red)