
WartaSofifi.id – Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara (Malut), Samsuddin Abdul Kadir, menyampaikan harapannya kepada semua pihak untuk tetap menjaga ketenangan pasca pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati, wali kota, dan gubernur. Ia meminta masyarakat dan pihak terkait untuk menahan diri hingga proses pleno selesai dilakukan.
“Jadi begini, saya sampaikan kepada semua pihak untuk menahan diri karena kita kan menunggu sampai dengan pleno, sambil menahan diri,” ujar Samsuddin baru-baru ini.
Samsuddin juga mengingatkan pentingnya mengumpulkan bukti jika terdapat dugaan pelanggaran selama proses pilkada.
“Silahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan pelanggaran yang diduga itu, sehingga nanti dijalankan sesuai dengan mekanisme yang tersedia,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa mekanisme hukum telah disiapkan untuk menangani berbagai permasalahan yang mungkin terjadi.
“Apabila ada hal-hal kesalahan pada pencoblosan kemarin, disampaikan kepada KPU. KPU terhadap Bawaslu merekomendasikan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ada mekanisme yang disiapkan untuk itu,” kata Samsuddin.
Terkait isu-isu yang ramai diperbincangkan saat ini, ia mengimbau agar semua persoalan diselesaikan melalui jalur hukum, seperti di Mahkamah Konstitusi (MK) atau melalui lembaga peradilan.
“Kalau ada hal-hal yang menyangkut apa yang ramai disampaikan saat ini itu diharapkan melalui mekanisme di MK atau melalui peradilan ya,” tuturnya.
Ia juga meminta semua pihak untuk membedakan antara sengketa pilkada dan pelanggaran umum, agar permasalahan tidak semakin meluas.
“Mekanisme semua sudah diatur, supaya jangan sampai nanti perlu dibedakan yang mana sengketa bersifat pilkada, yang mana merupakan pelanggaran-pelanggaran yang bersifat umum,” jelas Samsuddin.
Selain itu, Samsuddin mengingatkan agar tidak ada tindakan yang bisa memicu masalah baru.
“Maksudnya kalau melakukan upaya-upaya tertentu itu salurannya silahkan, tapi kalau itu bukan jalannya yah capek segala macam, bisa menimbulkan berbagai hal,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Samsuddin kembali menekankan pentingnya menjaga kondusivitas.
“Saya sampaikan agar supaya semua pihak menahan diri, tidak lagi saling hujat satu dengan yang lain,” pungkasnya. (red)




