Ragam Bupati Ikram Ada di Balik Jarak

Bupati Ikram Ada di Balik Jarak

7
Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji saat melayani aspirasi masyarakat melalui video call dari Ternate, Senin, 21 September 2026. Foto: WARTASOFIFI.ID
Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji menunjukkan cara berbeda dalam merespons aspirasi masyarakat. Di tengah kesibukannya menghadiri Musda HKTI di Bela Hotel Ternate, Senin, 21 September 2026, Ikram tetap melayani keluhan warga terkait persoalan lampu PLN dan air PDAM di salah satu kecamatan di Halteng.
Pelayanan itu dilakukan melalui percakapan video call bersama massa aksi yang menyampaikan aspirasi secara langsung. Jarak antara Ternate dan Halteng tidak menjadi penghalang bagi Bupati Ikram untuk mendengar sendiri keluhan masyarakat yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Dalam percakapan tersebut, Ikram menyampaikan bahwa Pemkab Halteng akan mengambil langkah-langkah konkret untuk merespons persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Respons tersebut memperlihatkan bahwa aspirasi warga tetap mendapat perhatian meski Bupati sedang menjalankan agenda pemerintahan di luar wilayah Halteng.
Cara Ikram merespons massa aksi menjadi bagian menarik dari pelayanan kepala daerah. Ketika sebagian kepala daerah harus menunggu laporan resmi atau pertemuan langsung untuk menerima aspirasi, Ikram memilih berkomunikasi secara langsung melalui video call dengan warga yang sedang menyampaikan tuntutan.
Peristiwa tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan melalui berbagai cara ketika kepala daerah memiliki kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Bagi warga yang sedang menyuarakan persoalan listrik dan air, komunikasi tersebut menjadi jalur untuk menyampaikan keluhan langsung kepada pengambil kebijakan.
Kehadiran Ikram dalam Musda HKTI di Ternate pun tidak membuat komunikasi dengan masyarakat Halteng terputus. Agenda pemerintahan tetap berjalan, sementara keluhan warga mengenai kebutuhan dasar tetap mendapat respons.
Persoalan lampu PLN dan air PDAM sendiri menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, tindak lanjut konkret dari Pemkab Halteng menjadi bagian penting setelah komunikasi tersebut dilakukan. Aspirasi tidak berhenti pada percakapan, tetapi perlu diterjemahkan dalam langkah penyelesaian yang dapat dirasakan masyarakat.
Cara Bupati Ikram melayani aspirasi dari jarak jauh tersebut menjadi gambaran bahwa seorang kepala daerah tetap dapat membuka ruang komunikasi dengan masyarakat di tengah agenda pemerintahan. Yang menjadi perhatian selanjutnya adalah sejauh mana langkah konkret Pemkab Halteng mampu menjawab persoalan listrik dan air yang dikeluhkan warga. (red)