Masyarakat Diimbau Awasi Harga Sembako, Yudhitya Dorong Keterlibatan Publik

57
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab (dok, Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Maluku Utara, Yudhitya Wahab, menyampaikan harapannya agar masyarakat berperan aktif dalam mengawasi harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar lokal.

Hal ini disampaikan dalam upayanya untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan sembako dengan harga yang wajar bagi semua lapisan masyarakat.

“Partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi harga sembako sangat penting untuk menciptakan pasar yang sehat. Kami berharap warga dapat memperhatikan dan melaporkan jika terdapat indikasi permainan harga yang merugikan konsumen,” ungkap Yudhitya saat konferensi pers di Sofifi, Senin (28/10/2024).

Yudhitya menjelaskan bahwa fluktuasi harga sembako seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dan pasokan.

Namun, ia menekankan bahwa adanya praktik kecurangan seperti penimbunan atau penggelembungan harga dapat memperburuk kondisi pasar.

“Dengan adanya pengawasan dari masyarakat, kita dapat mencegah terjadinya praktik curang yang merugikan banyak orang,” tambahnya.

Untuk mendukung inisiatif ini, Kadis Perindag juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami akan meningkatkan informasi tentang harga sembako yang berlaku di pasar, sehingga masyarakat memiliki acuan yang jelas. Jika ada perbedaan harga yang mencolok, kami berharap masyarakat dapat segera melaporkan kepada kami,” ujarnya.

Yudhitya Wahab percaya bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, stabilitas harga sembako dapat terjaga.

“Kami ingin memastikan bahwa semua orang, terutama masyarakat berpenghasilan rendah, dapat mengakses sembako dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan pasokan sembako, serta menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait kecurangan harga.

“Keberadaan masyarakat sebagai pengawas pasar sangatlah vital. Mari kita bersama-sama menjaga kestabilan harga dan ketersediaan sembako di Maluku Utara,” pungkasnya. (red)