Pemprov Malut Kepedulian Pemprov Malut untuk Taliabu

Kepedulian Pemprov Malut untuk Taliabu

45
Sejumlah bantuan logistik dari Pemprov Malut dimuat ke dalam truk untuk selanjutnya dibawa ke kapal dan dikirim ke Kabupaten Pulau Taliabu guna mendukung kebutuhan Satgas dan relawan penanganan karhutla. (Foto: Istimewa)

Kepedulian Pemprov Malut terhadap Satgas dan relawan yang berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulau Taliabu diwujudkan melalui pengiriman bantuan logistik permakanan. Dukungan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petugas sekaligus menjaga konsentrasi mereka selama menjalankan misi penanganan bencana.

“Logistik bantuan baru saja dikirim melalui kapal, dan rencananya tiba di Taliabu pada Jumat,” kata Kalak BPBD Malut, Fehby Alting, saat diwawancarai WARTASOFIFI.ID melalui telepon pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Koordinasi dengan petugas di wilayah tujuan turut dilakukan agar kedatangan bantuan dapat diketahui sejak awal. BPBD Malut telah menyampaikan informasi kepada posko setempat mengenai pengiriman logistik tersebut.

“Kami juga sudah menginformasikan kepada Posko Taliabu bahwa ada bantuan logistik permakanan dari BPBD Provinsi Malut,” jelasnya.

Bantuan permakanan itu memiliki arti penting untuk mendukung kesiapan Satgas dan relawan selama menjalankan tugas. Kebutuhan pangan yang terpenuhi diharapkan membantu petugas menjaga tenaga dan fokus dalam menghadapi kebakaran yang memerlukan penanganan serius. Fehby menegaskan,

“Bantuan ini diperuntukkan bagi teman-teman Satgas dan relawan yang bertugas di Taliabu, agar mereka bisa berkonsentrasi menangani kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Setelah tiba di Pulau Taliabu, pengaturan distribusi bantuan akan diserahkan kepada Kalak BPBD setempat. Mekanisme ini diharapkan membuat penyaluran logistik menyesuaikan kebutuhan petugas di lapangan, sehingga bantuan dapat dimanfaatkan secara tepat.

“Selanjutnya, penyaluran bantuan akan diatur oleh Kalak BPBD Taliabu untuk memenuhi kebutuhan logistik para petugas di lapangan,” paparnya.

Pengiriman logistik tersebut juga telah dilaporkan kepada pimpinan daerah sebagai bagian dari koordinasi penanganan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak. Fehby menyampaikan bahwa laporan telah disampaikan kepada Gubernur Malut Sherly Tjoanda, Wagub Sarbin Sehe, dan Sekda Samsuddin A. Kadir.

“Bantuan yang kami kirim ini sudah kami laporkan kepada Ibu Gubernur, Pak Wagub, dan Pak Sekda,” bebernya.

Kebutuhan petugas menjadi alasan utama pengiriman bantuan dilakukan. Dalam penanganan bencana, kesiapan personel perlu ditopang ketersediaan logistik agar pekerjaan di lapangan dapat berlangsung secara optimal. Fehby menjelaskan,

“Bantuan ini dikirim karena memang ada kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh petugas di Taliabu,” ungkapnya.

Respons Pemprov Malut terhadap kebutuhan tersebut diwujudkan melalui distribusi logistik dari Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, menggunakan KM Alsudais. Kapal dijadwalkan berangkat pada Rabu pukul 15.00 WIT, dengan perkiraan tiba di Pulau Taliabu pada Jumat. Fehby menegaskan,

“Pemprov Malut dengan sigap mengambil langkah untuk membantu Satgas dan relawan yang menangani bencana kebakaran di sana,” tuturnya.

Adapun bantuan yang dikirim mencakup beras, mi instan, ikan sarden, susu kental manis, dan slang air untuk mendukung kebutuhan petugas. Rinciannya terdiri atas 50 sak beras ukuran 10 kilogram, 25 dus mi instan goreng, 25 dus mi instan ayam bawang, 10 dus ikan sarden, tiga dus susu kental manis cokelat, tiga dus susu kental manis putih, serta 25 buah slang air dengan total panjang 625 meter.

“Bantuan yang dikirim meliputi 50 sak beras ukuran 10 kilogram, 25 dus mi instan goreng, 25 dus mi instan ayam bawang, 10 dus ikan sarden, masing-masing tiga dus susu kental manis cokelat dan putih, serta 25 buah slang air dengan total panjang 625 meter,” rincinya. (red)

Bagi WARTASOFIFI.ID, berita adalah amanah, ditulis dengan ketelitian, dijaga dengan integritas, dan disampaikan dengan netralitas kepada masyarakat.