Pemprov Malut Hanya Empat Pejabat Berkantor di Sofifi Jelang HUT Malut ke-27

Hanya Empat Pejabat Berkantor di Sofifi Jelang HUT Malut ke-27

178
Logo HUT Malut ke-27 tahun dengan tema “Tumbuhnya Harus Terasa”
Jelang HUT Malut ke-27 yang akan diperingati pada 12 Oktober 2026, keberadaan sejumlah kepala OPD di Sofifi kembali menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan WARTASOFIFI.ID pada Rabu, 30 September 2026, hanya empat kepala OPD yang terpantau berada di Sofifi, Ibu Kota Malut.
Keempat pejabat tersebut yakni Kepala Bappeda Malut Muhammad Sarmin S. Adam, Kadis Nakertrans Marwan Polisiri, Kadis Perkim Musrifah Alhadar, dan Karo Adbang Rahwan K. Suamba. Marwan Polisiri juga dipercaya sebagai Ketua Panitia HUT Malut ke-27.
Sementara sejumlah kepala OPD lainnya tidak terdeteksi berada di kantor masing-masing ketika pemantauan dilakukan. Kondisi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa para kepala OPD tersebut tidak menjalankan tugas pemerintahan, sebab terdapat kemungkinan mereka sedang menjalankan agenda kedinasan lainnya di luar Sofifi.
Sejumlah kepala OPD diduga berada di Ternate untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang kemungkinan tidak dapat ditinggalkan. Keberadaan mereka di luar Sofifi masih memerlukan penjelasan dari masing-masing pimpinan OPD agar publik memperoleh gambaran terkait mengenai aktivitas kedinasan mereka.
Kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri menjelang HUT Malut ke-27. Saat persiapan kegiatan memasuki fase akhir, aktivitas pemerintahan di Sofifi menjadi perhatian karena ibu kota provinsi tersebut menjadi pusat pemerintahan Pemprov Malut.
Selain itu, persiapan HUT Malut ke-27 terus dimatangkan panitia. WARTASOFIFI.ID sempat berbincang dengan Ketua Panitia HUT Malut ke-27 Marwan Polisiri. Dalam perbincangan tersebut, Marwan menyampaikan bahwa persiapan panitia telah mencapai lebih dari 85 persen.
“Persiapan panitia saat ini sudah di atas 85 persen,” kata Marwan Polisiri, Rabu, 30 September 2026 dini hari, di depan Masjid Raya Sofifi. (red)

Bagi WARTASOFIFI.ID, berita adalah amanah, ditulis dengan ketelitian, dijaga dengan integritas, dan disampaikan dengan netralitas kepada masyarakat.